Sejarah

Pada zaman dahulu kala masyarakat Desa Klabang sebelum terjadi pemekaran desa, Desa Klabang Agung bernama Desa Klabang yang penduduknya mayoritas buruh tani.Hingga akhirnya para sesepuh dan tokoh masyarakat mengadakan pertemuan dan survei daerah yang menghasilkan serta di temukan titik terang untuk mengusulkan pemekaran desa.

Karena jarak dari desa  atau dusun kami yang sangat jauh dan harus melewati desa Mandiro yang di tempuh dengan roda dua serta juga masih melewati desa Tegalampel jika di tempuh dengan roda tiga.Kami bersama masyarakat mengadakan rapat dan mengundang dari pihak muspika yaitu Koramil,Kapolsek dan Kepala Kecamatan Tegalampel beserta tim kecamatan juga unsur lain yang terkait di desa, untuk mengadakan dan membentuk pemekaran desa.Acara tersebut di pimpin langsung oleh sekcam tegalampel yaitu Drs.Agung Trihandono SH.MM.

Maka dari itulah sesepuh bersama dengan seluruh kelompok masyarakat yang mendiami daerah terbut sepakat memberi nama bahwa desa ini adalah Desa KLABANG AGUNG. Kemudian nama ini diumumkan dan di sepakati secara bersama dengan mengumpulkan semua masyarakat yang mendiami wilayah ini yang di sahkan dan di  resmikan langsung oleh Bapak Bupati Mas’ud Msi. Yang mengesahkan bahwa nama desa  ini disahkanah mulai saat itu hingga sekarang akan tetap di namakan sebagai desa Klabang Agung.

Itulah sejarah singkat desa Klabang Agung yang sampai saat ini nama itu tetap digunakan dan dilestarikan sesuai dengan adat istiadat yang berlaku di desa ini serta tetap menjunjung nilai-nilai budaya yang ada di desa Klabang Agung dan tetap menerima unsur-unsur budaya modern selama budaya tersebut takan membawa sebuah perkembangan yang baik bagi desa Klabang Agung sehingga desaKlabang Agung dengan unsur budaya yang ada akan mampu berdaya saing di kehidupan mendatang yang penuh dengan persaingan dalam segala bidang.

Skip to toolbar