Pekerjaan

Secara umum mata pencaharian warga masyarakat Desa Klabang agung dapat teridentifikasi ke dalam beberapa bidang mata pencaharian, seperti : petani, buruh tani, PNS/TNI/POLRI, pedagang, wiraswasta, pensiunan, buruh bangunan/tukang, peternak. Jumlah penduduk berdasarkan mata pencaharian dapat dilihat pada Tabel 05.Berdasarkan tabulasi data tersebut teridentifikasi, di Desa Klabang Agung jumlah penduduk yang mempunyai mata pencaharian adalah 68,14%. Dari jumlah tersebut, kehidupannya bergantung di sektor pertanian, ada 28,14% dari total jumlah penduduk.

Jumlah ini terdiri dari buruh tani terbanyak, dengan 47,5% dari jumlah penduduk yang mempunyai pekerjaan atau 8,63% dari total jumlah penduduk. Petani sebanyak 17,9 % dari jumlah penduduk yang mempunyai pekerjaan atau 8,63 % dari total jumlah penduduk.

Terbanyak ketiga adalah pekerja tidak tetap adalah 131 dengan      13,78 % dari jumlah penduduk yang mempunyai pekerjaan atau 8,63 % dari total jumlah penduduk. Sementara penduduk yang lain mempunyai mata pencaharian yang berbeda-beda, ada yang berprofesi sebagai PNS, TNI, POLRI, pedagang, karyawan swasta, wiraswasta, tukang bangunan, dan lain-lain.

Tabel 1. Jumlah Penduduk Menurut Mata Pencaharian

Desa Klabang Agung Tahun 2015

No.

Jenis Pekerjaan Jumlah Prosentase dari Total Jumlah Penduduk
  1.            Petani 170 17,9 %
  2.            Buruh tani 385 40,5 %
  3.            PNS/TNI/POLRI 5 0,84 %
  4.            Karyawan swasta 25 2,6 %
  5.            Pedagang 15 2,51 %
  6.            Wiraswasta 10 1 %
  7.            Pensiunan
  8.            Tukang bangunan 22 5,86 %
  9.            Peternak 5 0,52 %
10.           Lain-lain/tidak tetap 131 13,78 %
Jumlah 732 100%

Dengan demikian dari data tersebut menunjukkan bahwa warga masyarakat di Desa Klabang Agung memiliki alternatif pekerjaan selain sektor buruh tani dan petani. Setidaknya karena kondisi lahan pertanian mereka sangat tergantung dengan curah hujan alami. Di sisi lain, air irigasi yang ada tidak dapat mencukupi untuk kebutuhan lahan pertanian di Desa Klabang Agung secara keseluruhan terutama ketika musim kemarau. Sehingga mereka pun dituntut untuk mencari alternatif pekerjaan lain.

Skip to toolbar